Bahaya Tanah Tercemar

Air, udara, dan tanah adalah komponen dari alam yang sangat penting bagi kehidupan makrokosmos. Salah satu dari komponen penting tersebut yaitu tanah, dimana tanah adalah tempat berkembangnya dan tumbuhnya suatu kehidupan ekosistem serta pemelihara siklus air.

Tanah yang subur adalah tanah yang mengandung nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup dan mikroorganisme lainnya. Tanah menjadi rusak atau tidak subur apabila tanah sudah tercemar dengan sampah-sampah yang berbahaya dan pembuangan yang tidak memenuhi syarat.

Sumber dari pencemaran tanah itu sendiri tidak jauh dari perilaku dan kebiasaan manusia yang menghasilkan berbagai macam sampah. Contoh sumber sampah yang dapat mencemari tanah adalah sampah rumah tangga, rumah sakit, pabrik, limbah pertanian, industri, dan masih banyak lainnya.

Dari pencemaran air seperti air detergen, sisa pestisida, limbah cair lainnya pasti juga sangat berpengaruh dengan tanah, karena air yang tercemar pasti akan terserap ke dalam tanah.

Sumber bahan-bahan yang mencemari tanah yaitu berupa komponen seperti :

Organik.

Yaitu senyawa yang berasal dari alam dan bisa diurai oleh mikroorganisme di dalam tanah. Contohnya seperti sisa-sisa makanan, tumbuhan dan hewan yang mati, daun-daun kering, dan lain sebagainya. Untuk senyawa ini tidak berbahaya bagi kesuburan tanah.

Non organik.

Yaitu senyawa yang sulit diuraikan dan dimusnahkan oleh mikroorganisme dalam tanah. Contohnya seperti sampah plastik, kaleng, sterofoam, keramik, dan lainnya sehingga tanah menjadi kurang subur.

Gas yang larut dalam air hujan.

Yaitu gas seperti belerang, karbon oksida, nitrogen yang bisa menyebabkan hujan asam sehingga air hujan yang turun akan diserap oleh tanah dan merusak kesuburan tanah dan tanaman yang tumbuh pada tanah tesebut.

Limbah pertanian.

Sisa-sisa bahan sintetik yang digunakan untuk menyuburkan tanaman seperti pestisida, DDT, pupuk urea juga bisa menyebabkan pencemaran pada tanah.

Logam berat.

Pencemaran logam berat dari sisa produksi pabrik dapat mencemari kesuburan tanah.

Zat radioaktif.

Pencemaran zat radioaktif dari reaktor atom atau PLN juga bisa mencemari tanah.

Dampak pencemaran tanah akan sangat berpengaruh dengan kesehatan bagi makhluk hidup khususnya manusia. Jika sumber nutrisi di dalam tanah sudah tidak sehat, alhasil tanaman yang tumbuh akan menyerap zat-zat berbahaya didalam tanah. Rantai makanan masih terus berlanjut karena merupakan keseimbangan alam yang tidak pernah putus.

Apabila tanah dan tumbuhan sudah tidak sehat, maka hewan dan manusia yang memakannya akan terkena dampaknya khususnya bagi kesehatan.

Salah satu penyebab pencemaran tanah yang berbahaya dan harus ditanggulangi adalah pestisida dan sebaiknya penggunaan pestisida harus ditiadakan sama sekali. Hak tersebut dikarenakan bisa mencemari tumbuhan yang disemprot dan juga tanah sekitarnya. Berikut cara lain untuk menyuburkan tanaman tetapi tidak mencemari tanah, yaitu :

  • Memilih varietas tanaman yang tidak rentan terhadap serangan hama
  • Menggunakan musuh alami untuk melawan hama
  • Pengaturan waktu dan jenis tanaman yang akan ditanam
  • Sterilisasi atau pemandulan
  • Menggunakan hormone untuk serangga supaya tidak menggangu tanaman

Meskipun harus memakai bahan-bahan seperti pestisida dan pupuk kimia lainnya, cara penggunaannya pun harus sesuai dengan petunjuk, hati-hati dalam penyimpanannya, serta gunakan alat pelindung untuk menyemprotnya. Tetapi tanaman tanpa pestisida jauh lebih sehat serta tanah tetap terjaga kesuburannya.

Penanganan sampah yang lainnya, anda bisa melakukanya untuk penimbunan menutupi rawa atau jurang, pengomposan untuk memperoleh pupuk kompos yang berguna bagi tanah, pembakaran, atau pirolisis yaitu pengolahan limbah dengan senyawa kimia supaya menghasilkan senyawa kimia baru yang berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *